WTI Naik di Atas $84,50 karena Meningkatnya Risiko Pasokan Global Mengancam Pusat Ekspor Utama

  • Trump memperingatkan serangan balasan terhadap Houthi yang berupaya mengganggu rute ekspor vital Arab Saudi.
  • Serangan terhadap sebuah tanker Kuwait menyoroti kerentanan jalur pelayaran yang masih berlangsung di Teluk Persia.
  • Serangan terhadap terminal Laut Hitam membahayakan koridor ekspor utama yang mengangkut sebagian besar minyak mentah Kazakh.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat selama dua hari berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $84,60 per barel selama sesi perdagangan Asia pada hari Rabu. Harga minyak mentah melonjak karena risiko pasokan meningkat di sejumlah rute ekspor utama, meluas jauh melampaui Timur Tengah.

Di Washington, Presiden Donald Trump menepis kemungkinan perundingan segera dengan Iran, memperingatkan serangan militer tambahan sambil berjanji akan membalas dengan cepat jika pemberontak Houthi yang didukung Teheran di Yaman bertindak atas ancaman untuk mengganggu pengiriman komersial melalui Laut Merah.

Sepanjang konflik yang masih berlangsung, Laut Merah telah menjadi koridor ekspor alternatif yang vital bagi Arab Saudi. Dengan mengalihkan sebagian minyak mentahnya melalui pipa lintas negara ke pelabuhan-pelabuhan Laut Merah, kerajaan tersebut berhasil mengurangi ketergantungannya pada Selat Hormuz yang sangat rentan. Namun, risiko keamanan di area tersebut tetap parah; serangan terhadap sebuah tanker Kuwait yang membawa produk minyak melalui Hormuz menjadi pengingat keras lainnya atas ancaman yang terus-menerus dihadapi lalu lintas maritim.

Kerentanan pasar energi juga meluas melampaui Timur Tengah. Para pedagang memantau dengan cermat serangkaian serangan drone terhadap terminal Caspian Pipeline Consortium di sepanjang pesisir Laut Hitam Rusia, sebuah hub penting yang menangani sebagian besar ekspor minyak mentah Kazakhstan.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Euro Mempertahankan Kenaikan di Atas 1,1400 di Tengah Ekspektasi ECB Hawkish Meski Ada Ketegangan AS-Iran

Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan dengan kenaikan tipis di sekitar 1,1405 selama awal sesi Asia pada hari Rabu. Nada hawkish dari Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) memberikan sedikit dukungan bagi Euro (EUR) terhadap Dolar AS (USD). Para pedagang menantikan keputusan suku bunga ECB yang akan datang pada hari Kamis.
Leer más Previous

Penjual Yen Jepang Menjadi Hati-hati di Dekat Level Terendah Empat Dekade di Tengah Risiko Intervensi yang Membayangi

USD/JPY memasuki fase konsolidasi bullish selama sesi Asia pada hari Rabu dan bertahan stabil di atas level 163,00, di dekat level tertingginya sejak 1986 yang ditetapkan pada hari sebelumnya.
Leer más Next