PM Irak menyerukan pertemuan keamanan mendesak setelah serangan Saudi-AS

Perdana Menteri Irak (PM) Ali Faleh al-Zaydi telah menyerukan pertemuan keamanan mendesak pada hari Rabu menyusul operasi militer gabungan dari Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS), menurut sebuah pernyataan. Negara tersebut juga melaporkan bahwa setidaknya 20 anggota pasukan mobilisasi rakyat Syiah Irak yang didukung Iran tewas.

Sebelumnya, Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya melakukan serangan terarah terhadap kelompok bersenjata yang didukung Iran di Irak, dalam koordinasi dengan Komando Pusat AS (CENTCOM), lapor Al Jazeera.

Ekuitas: Rekor tertinggi dengan teknologi di bawah tekanan – Deutsche Bank

Para analis Deutsche Bank mencatat bahwa harga minyak yang lebih rendah dan imbal hasil obligasi yang lebih rendah mendukung ekuitas AS, membantu S&P 500 dengan bobot yang sama mencapai rekor tertinggi saat investor beralih ke sektor defensif dan non-teknologi.
Leer más Previous

Dolar AS: Penahanan The Fed dengan Nada Hawkish dapat Mendukung USD – MUFG

Lloyd Chan dari MUFG memprakirakan Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) akan menunjukkan sikap hawkish, dengan Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga tidak berubah sambil menekankan risiko inflasi yang tinggi. Ia mencatat data AS terbaru yang lebih lemah, tetapi menyoroti bahwa pasar masih menetapkan sejumlah probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan Juli
Leer más Next