Jubir Kemenlu Qatar, Ansari: Ada Upaya untuk Mencari Solusi Diplomatik dalam Konflik AS-Iran

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, mengonfirmasi selama perdagangan sesi Eropa pada hari Selasa bahwa upaya masih berlangsung bersama Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mencari penyelesaian diplomatik. Ansari menambahkan, "Yang penting saat ini adalah kembali ke pembicaraan negosiasi."

Ansari juga mengonfirmasi bahwa para mediator, termasuk Qatar, Pakistan, dan Oman, berkoordinasi dengan erat untuk memfasilitasi negosiasi dan bertukar draf antara kedua belah pihak.

Reaksi Pasar

Tekanan jual tajam terlihat pada harga minyak setelah konfirmasi Qatar mengenai upaya yang sedang berlangsung untuk mencari solusi diplomatik AS-Iran. Pada saat berita ini ditulis, harga Minyak WTI diperdagangkan 0,4% lebih rendah di sekitar $78,50.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Emas: Pemulihan Didukung oleh Energi yang Lebih Rendah – ING

Ahli strategi ING, Ewa Manthey, menyoroti bahwa Emas telah melanjutkan pemulihannya, membukukan kenaikan bulanan pertamanya sejak Februari. Logam ini didukung oleh meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan harga Minyak yang turun tajam, yang mengurangi kekhawatiran terhadap inflasi.
Leia mais Previous

Yen Jepang: Reli relief terlihat sebagai peluang jual – BBH

Elias Haddad dari Brown Brothers Harriman (BBH) melaporkan bahwa USD/JPY telah sepenuhnya menelusuri kembali penurunan sebelumnya dan sedang menguji resistance utama di moving average 200 hari di dekat 158,02.
Leia mais Next