Rupiah Indonesia tetap lebih kuat berkat PDB domestik yang kuat

  • PDB Kuartal II Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan, melampaui prakiraan pasar sebesar 5,1%.
  • Dolar AS melemah karena potensi kesepakatan Oman-Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz mengurangi permintaan safe-haven.
  • Jane Foley dari Rabobank mencatat permintaan safe-haven terhadap USD melemah setelah Presiden Trump mundur dari aksi militer lebih lanjut.

USD/IDR terdepresiasi setelah mencatat kenaikan tipis pada hari sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 17.970 selama sesi perdagangan Asia pada hari Rabu. Pasangan mata uang ini berada di bawah tekanan ke bawah karena kombinasi kinerja ekonomi Indonesia yang kuat dan melemahnya permintaan Dolar AS (USD) membebani pasangan ini.

Rupiah Indonesia (IDR) menguat setelah pertumbuhan ekonomi domestik yang lebih baik dari yang diprakirakan. Produk domestik bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan pada Kuartal II 2026, dengan nyaman melampaui ekspektasi pasar sebesar 5,1%, meski sedikit melambat dari ekspansi Kuartal I sebesar 5,61% (yang menandai pertumbuhan tahunan terkuat sejak Kuartal III 2022). Secara kuartalan, ekonomi rebound tajam dengan kenaikan 3,73% secara kuartalan, pulih dari kontraksi 0,77% pada Kuartal I dan melampaui prakiraan 3,5%. Ini merupakan laju ekspansi kuartalan terkuat negara tersebut sejak Kuartal II 2025.

Selain itu, Dolar AS (USD) kehilangan pijakan karena permintaan safe-haven mereda akibat meningkatnya momentum diplomatik seputar jalur transit energi global. Menurut laporan Axios, Amerika Serikat, Iran, dan Oman hampir mencapai kesepakatan sementara untuk membuka kembali Selat Hormuz, dengan pejabat AS menargetkan pengumuman resmi pada hari Rabu. Kerangka yang diusulkan menetapkan pengaturan sementara selama 60 hari antara Oman dan Iran di seluruh titik sempit maritim yang vital tersebut, yang menangani hampir 20% pasokan energi dunia, dengan opsi perpanjangan lebih lanjut.

De-eskalasi Iran melemahkan minat safe-haven terhadap Dolar

Jane Foley dari Rabobank menambahkan bahwa latar belakang geopolitik juga telah melemahkan daya tarik defensif greenback, seraya mencatat bahwa permintaan safe-haven telah teredam setelah langkah Presiden Trump pada akhir pekan untuk mundur dari aksi militer lebih lanjut. Dalam kata-katanya, "pembelian USD safe-haven kemungkinan akan tertekan oleh pengumuman Trump pada akhir pekan bahwa ia menghentikan serangan lebih lanjut terhadap Iran dengan harapan adanya solusi diplomatik."

Harga Dolar AS Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terlemah dibandingkan Franc Swiss.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD -0.01% -0.01% -0.05% 0.09% 0.00% 0.43% -0.07%
EUR 0.00% 0.00% -0.02% 0.10% 0.00% 0.43% -0.07%
GBP 0.00% -0.00% -0.02% 0.12% 0.00% 0.44% -0.07%
JPY 0.05% 0.02% 0.02% 0.14% 0.06% 0.47% -0.03%
CAD -0.09% -0.10% -0.12% -0.14% -0.09% 0.36% -0.17%
AUD -0.01% -0.00% -0.00% -0.06% 0.09% 0.43% -0.08%
NZD -0.43% -0.43% -0.44% -0.47% -0.36% -0.43% -0.48%
CHF 0.07% 0.07% 0.07% 0.03% 0.17% 0.08% 0.48%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).

Prakiraan Harga USD/JPY: Bertahan Stabil di Atas 157,50 saat Pembeli Menunggu Penembusan EMA 50 Jam

Pasangan mata uang USD/JPY bergerak lebih rendah selama sesi Asia pada hari Rabu dan, untuk saat ini, tampaknya telah terhenti dari pemulihan yang cukup baik pada pekan ini dari area 155,25-155,20, atau level terendah sejak Mei.
अधिक पढ़ें Previous

Rupee India menyerahkan kembali kenaikan tipis setelah RBI mempertahankan Suku Bunga Repo tetap di 5,25%

Rupee India (INR) menyerahkan kenaikan tipis setelah pembukaan yang kuat terhadap Dolar AS (USD), menyusul keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of India (RBI).
अधिक पढ़ें Next