Fokus Hari Ini di Indonesia: Rupiah di Bawah 17.700, Menantikan Data PMI, Neraca Perdagangan, dan Inflasi

Berikut adalah yang perlu diketahui untuk perdagangan Rupiah pada Selasa, 1 September:

Indeks Dolar AS di 99,43 yang naik 0,01% pada basis harian, indeks belum banyak bergerak menyusul pergerakan signifikan dalam dua perdagangan terakhir menyusul pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh, di Jackson Hole yang berkomitmen membawa inflasi menuju target bank sentral. Hal tersebut meningkatkan harapan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. CME FedWatch tool menunjukkan peluang kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bp pada bulan September meningkat menjadi 65,4%.

Di samping masih mencerna informasi di atas, kalender ekonomi AS hari ini memuat data yang berpotensi menjadi penggerak indeks seperti pernyataan pejabat The Fed, Barr, PMI Manufaktur S&P Global dan ISM, serta data Lowongan Pekerjaan JOLTS.

Sementara itu di sisi Rupiah, mata uang ini membuka bulan baru dengan menguat ke 17.675 per Dolar AS pagi ini pasca penurunan 0,27% dalam Indeks Dolar AS kemarin.

Sorotan kini beralih ke kalender ekonomi Indonesia yang padat hari ini. Data pertama adalah Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur S&P Global Indonesia untuk bulan Agustus pada pukul 00:30 GMT (07:30 WIB) setelah pada bulan Juli kembali ke wilayah ekspansi di 50,2.

Setelah itu, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan sekumpulan data Neraca Perdangan bulan Juli yang mencakup Ekspor dan Impor serta data Inflasi Agustus yang dimulai pada pukul 04:00 GMT (11:00 WIB).

Indikator Ekonomi

PMI Manufaktur S&P Global

Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang dirilis oleh S&P Global menangkap kondisi bisnis di sektor manufaktur. PMI manufaktur merupakan indikator penting dari kondisi bisnis dan kondisi perekonomian secara keseluruhan di Indonesia. Hasil di atas 50 merupakan sinyal bullish bagi Rupiah, sedangkan hasil di bawah 50 dianggap bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Sel Sep 01, 2026 00.30

Frekuensi: Bulanan

Konsensus: -

Sebelumnya: 50.2

Sumber: S&P Global

Neraca Perdagangan Awal Republik Korea Agustus Dicatat di $34.75B Mengungguli Prakiraan $30.7B

Devamını oku Previous

PMI Manufaktur S&P Global Republik Korea Agustus Turun dari Sebelumnya 53.1 ke 52.3

Devamını oku Next