Prakiraan Harga EUR/USD: Kemungkinan akan Menemukan Arah Setelah Data IHK AS

  • EUR/USD kesulitan menentukan arah saat para investor menunggu data CPI AS untuk bulan Agustus.
  • Laporan PPI AS yang panas telah memicu eskalasi baru dalam prospek hawkish The Fed.
  • ECB diprakirakan akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini.

Euro (EUR) diperdagangkan lesu di sekitar 1,1608 terhadap Dolar AS (USD) selama sesi perdagangan Eropa pada hari Jumat. Pasangan mata uang utama ini telah bergerak dalam kisaran sempit antara 1,1566 dan 1,1641 selama lebih dari 10 hari, tetapi kemungkinan akan menemukan arah setelah rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat (AS) untuk bulan Agustus pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB).

Laporan CPI AS diprakirakan menunjukkan bahwa inflasi utama tetap stabil di 3,4% Tahun-ke-Tahun (YoY), dengan angka inti turun ke 2,4% dari pembacaan sebelumnya 2,5%.

Para investor akan mencermati data inflasi konsumen AS untuk mendapatkan petunjuk baru terkait prospek kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

Menjelang data CPI AS, terlihat eskalasi baru dalam ekspektasi suku bunga hawkish The Fed menyusul rilis laporan Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) bulan Agustus yang lebih panas dari perkiraan.

Sementara itu, Euro kesulitan menarik minat beli meskipun para pakar pasar melihat kemungkinan satu kali lagi kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) tahun ini, meskipun bank sentral tersebut menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin (bp) dan Presiden Christine Lagarde memperingatkan bahwa tekanan harga tetap tinggi dalam pengumuman kebijakan pada hari Kamis

Para ekonom di Commerzbank telah beralih ke pandangan yang lebih hawkish terhadap jalur kebijakan ECB setelah pernyataan terbaru Presiden Lagarde. Dengan mengutip "tingkat inflasi yang lebih tinggi diprakirakan untuk tahun depan" dan pernyataan Presiden ECB bahwa inflasi akan tetap berada di atas target 2% untuk "periode yang berkepanjangan," mereka menulis bahwa "kami telah merevisi prakiraan suku bunga ECB kami." Bank tersebut kini memproyeksikan "kenaikan 25 basis poin lagi pada suku bunga deposito menjadi 2,75% pada bulan Desember" dan, dalam perubahan yang patut dicatat, menambahkan bahwa "kami tidak lagi mengantisipasi pembalikan kenaikan suku bunga ECB pada semester dua tahun depan."

Analisis Teknis EUR/USD

Pada grafik harian, EUR/USD diperdagangkan di 1,1603. Pasangan mata uang ini diperdagangkan dekat dengan Exponential Moving Average (EMA) 20-periode di 1,1606, mengisyaratkan tren sideways. Relative Strength Index (RSI) berada di dalam zona 40,00-60,00, yang juga menandakan kontraksi volatilitas.

Di sisi atas, rintangan terdekat bagi pasangan mata uang utama ini adalah level tertinggi dari kisaran 10 hari sebelumnya di sekitar 1,1641, diikuti oleh level tertinggi Agustus di 1,1711. Di sisi bawah, level terendah dari kisaran 10 hari sebelumnya di sekitar 1,1566 menjadi bantalan terdekat; di bawah itu, level psikologis 1,1500 merupakan zona support utama.

(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)

Indikator Ekonomi

Suku Bunga ECB pada Fasilitas Deposit

Salah satu dari tiga suku bunga utama Bank Sentral Eropa, suku bunga fasilitas simpanan, adalah suku bunga yang diperoleh bank saat mereka menyimpan dana di ECB. Suku bunga ini diumumkan oleh Bank Sentral Eropa pada setiap delapan pertemuan tahunannya yang dijadwalkan.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Kam Sep 10, 2026 12.15

Frekuensi: Tidak teratur

Aktual: 2.5%

Konsensus: 2.5%

Sebelumnya: 2.25%

Sumber: European Central Bank

Euro Stabil terhadap Dolar Kanada di Tengah Sentimen Hawkish ECB, Harga Minyak yang Lebih Rendah

EUR/CAD mengalami volatilitas namun tetap datar selama dua hari berturut-turut, melayang di sekitar 1,6060 selama perdagangan sesi Eropa pada hari Jumat. Pasangan mata uang ini dapat naik karena Euro (EUR) bisa menerima support akibat sentimen hawkish yang masih berlangsung seputar prospek kebijakan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB).
Read more Previous

Zloty Polandia: NBP menjadi lebih berhati-hati saat inflasi naik – Commerzbank

Antje Praefcke dari Commerzbank melaporkan bahwa bank sentral Polandia mempertahankan suku bunga acuannya di 3,75%, sementara Gubernur Glapiński memberi sinyal tidak ada pemangkasan hingga akhir tahun setelah sebelumnya terdengar dovish.
Read more Next