WTI Berhati-Hati Dekat $50,50 Di Seputar Potensi Badai Teluk Meksiko

FXStreet - WTI (futures minyak AS di NYMEX) terjebak dalam kisaran ketat di atas titik tengah 50, karena para pedagang bertahan dalam mode tunggu dan lihat menjelang jumlah rig AS dan data NFP, sementara laporan terbaru tentang badai tropis lainnya menuju Teluk Meksiko, juga menjaga pasar minyak dalam sikap hati-hati.

Selain itu, pasar tetap mewaspadai kemungkinan sanksi AS terhadap Iran, dengan Kepala Riset FI Danske Bank, Arne Rasmussen, mencatat: "Dalam hal pasar minyak, pejabat AS lainnya kemarin berbicara menentang menarik keluar dari kesepakatan nuklir Iran, yang seharusnya meredam kekhawatiran di pasar minyak bahwa sanksi bisa memukul ekspor minyak Iran lagi".

Namun, sentimen di seputar emas hitam tetap sedikit tinggi di tengah ekspektasi perpanjangan kesepakatan pemangkasan OPEC, terutama setelah Raja Salman dari Arab Saudi bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada hari Kamis, untuk membahas perpanjangan pemangkasan output.

Perhatian kini beralih ke laporan aktivitas pengeboran AS dan angka ketenagakerjaan untuk arah minyak berikutnya yang peka terhadap USD. Pada saat penulisan, WTI turun -0,30% ke $50,65, sementara Brent bertahan tepat di depan $57.

Berita Acara ECB Masih Dukung Gagasan Tapering QE 'lebih rendah untuk lebih lama' - ING

Ekonom EZ ING percaya bahwa dari tiga kemungkinan tapering yang tersedia bagi ECB: (1) gaya tapering Fed bertahap; (2) perubahan tangga (turun EUR 20 Milyar setiap triwulan) atau (3) lebih rendah untuk lebih lama (turun ke EUR 25 M atau 20 M pada Jan-18 namun tetap berlaku hingga akhir 2018) - ECB akan menyukai opsi ke 3.
مزید پڑھیں Previous

GBP/USD Berjangka: Mood Penurunan Meningkat

Menurut data lanjutan dari CME Group untuk pasar berjangka GBP, open interest Kamis naik hampir 1000 kontrak vs kontrak hari Rabu 174.639. Di sisi lain, volume meningkat secara signifikan hampir 64,7 ribu kontrak.
مزید پڑھیں Next