Menteri Ekonomi Jepang Nishimura Menyampaikan Keadaan Parah Ekonomi Jepang

Dengan Jepang jatuh ke dalam resesi ekonomi teknis, ekonomi Jepang diperkirakan akan turun secara signifikan karena permintaan luar negeri yang lamban akibat pandemi virus corona, Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura mengatakan pada hari Senin.

Baik permintaan domestik dan eksternal menunjukkan ekonomi Jepang dalam keadaan parah,

- Nishimura mengatakan pada konferensi pers setelah rilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal pertama

  • PDB Q1 Jepang menandai kontraksi kuartal kedua berturut-turut

Komentar Utama

  • Sulit dikatakan sekarang ketika ekonomi Jepang akan kembali ke level pra-virus corona.
  • Akan membuka kembali operasi bisnis secara bertahap dan dalam beberapa langkah, karena melakukannya dengan tergesa-gesa dapat memperburuk penyebaran virus corona.
  • Dampak virus corona pada konsumsi mulai terasa pada bulan Februari, sangat besar pada bulan Maret.
  • Konsumsi makanan, konsol game, minuman beralkohol dan kebutuhan sehari-hari seperti masker wajah naik, sementara pengeluaran untuk jasas seperti perjalanan, restoran jatuh.

AUD/JPY Berdetak Lebih Tinggi Karena Jepang Memasuki Resesi, Kontrak Berjangka S&P 500 Naik

Pasangan AUD/JPY melaporkan kenaikan marjinal selama jam perdagangan Asia pad ahari Senin di tengah meningkatnya keterputusan antara kinerja pasar eku
Baca lagi Previous

Analisis Harga AUD/USD: 0,64 Telah Muncul Sebagai Support Kuat

Dolar Australia, mata uang yang sangat terkait dengan pertumbuhan, sedang berkedip hijau pada waktu berita ini ditulis dengan kontrak berjangka S&P 50
Baca lagi Next