USD/JPY: Penjual Terus Pegang Kendali, Dekati 105,00 Karena Kekhawatiran Virus Bebani Risiko
- USD/JPY memperpanjang kinerja suram hari sebelumnya, meraih terendah baru intraday.
- Kasus covid-19 AS terus mencapai tertinggi baru sepanjang masa, Ketua Fed Powell, Gubernur RBNZ Orr menyampaikan kekhawatiran ekonomi.
- PM Jepang Suga menolak seruan darurat nasional bahkan saat kasus harian mencapai rekor tertinggi baru.
- Update virus, Sentimen Konsumen Michigan AS dapat memberikan dorongan baru.
USD/JPY meraih terendah baru intraday 105,04, saat ini turun 0,05% hari ini ke 105,08, saat pasar di Tokyo dibuka untuk perdagangan hari Jumat. Pasangan yen tetap berat untuk hari kedua karena kekhawatiran virus corona (COVID-19) meredupkan harapan vaksin.
Suga bermain defensif ...
Pada hari Kamis, Jepang mengonfirmasi lebih dari 1.600 kasus baru covid, rekor tertinggi harian sejak wabah virus awal tahun ini, menurut berita Kyodo. Meski begitu, Perdana Menteri (PM) Yoshihide Suga menolak obrolan yang menyarankan keadaan darurat sambil mempertahankan pembatasan lokal pada pertemuan dan kegiatan.
Pasar global sebelumnya menyambut baik harapan vaksin sebelum Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell memperingatkan pasar untuk tidak terlalu optimis terhadap pemulihan ekonomi. Setelah itu, Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Adrian Orr juga menegaskan kembali risiko ekonomi sembari mengutip kemungkinan pembatasan perbatasan global tetap berlaku hingga awal 2022.
Komentar Powell mengambil petunjuk dari kasus tertinggi harian COVID-19 Amerika sepanjang masa membebani Wall Street pada hari sebelumnya. Namun, S&P 500 Futures berakhir dengan konsolidasi di tengah kurangnya petunjuk besar sementara yield Treasury AS 10-tahun tetap lesu di bawah 0,90 pada saat penulisan.
Kurangnya data ekonomi dapat membuat pedagang USD/JPY tetap diarahkan oleh update virus di Asia. Padahal, Indeks Sentimen Konsumen Michigan AS untuk November, diperkirakan 82 vs 81,8 sebelumnya, dapat menghiasi kalender ekonomi.
Analisis teknis
Kecuali menembus SMA 100-hari di level 105,85, pembeli USD/JPY cenderung tidak kembali.